Kamis, 10 Desember 2020

Yuk Simak 6 Strategi Penting untuk Meningkatkan Ekspor Indonesia ke Amerika

Pada awal tahun ini, Kementerian Perdagangan mencatat bahwa ekspor migas maupun non migas yang dilakukan oleh Indonesia mengalami penurunan sekitar 6,21 persen. Hal ini juga termasuk barang yang diekspor indonesia ke amerika serikat. Oleh sebab itu berbagai strategi berusaha dilakukan untuk meningkatkan ekspor Indonesia. Apa saja? Berikut ulasannya.

 


Strategi Peningkatan Ekspor
1. Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekspor
Salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk mengembangkan ekspor, yaitu dengan cara mengembangkan sumber daya manusia yang melakukan kegiatan ekspor tersebut. Kementerian Perdagangan sendiri terus berupaya untuk mengembangkan SDM di era industri 4.0 seperti saat ini, dengan menumbuhkan pribadi yang tangguh serta kreatif.


Para sumber daya manusia tersebut juga diberikan pelatihan agar lebih peka terhadap teknologi, sehingga dapat menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan ekspor. Pasalnya, di era industri seperti sekarang semua hal sangat berkaitan dengan teknologi. Jadi bila SDM tidak melek teknologi, maka bisa menjadi penghambat dan tertinggal dari negara lainnya.


2. Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor
Dalam meningkatkan jumlah barang yang diekspor Indonesia ke Amerika Serikat, pemerintah juga harus menerapkan strategi pengembangan pasar dan informasi ekspor. Implementasinya sendiri berupa penyebaran informasi pasar ekspor, penyusunan data serta informasi mengenai ekspor, layanan pelaku usaha, dan juga pembuatan aplikasi digital marketing.


Pelayanan informasi guna pengembangan ekspor tersebut tentunya tidak terlepas dari kerjasama dengan berbagai perusahaan swasta nasional. Berbagai perusahaan dalam negeri harus mau bekerjasama untuk melakukan pengembangan pasar, terutama kesediaan berbagi informasi dan data yang ada. Sebab tidak semua perusahaan menerapkan keterbukaan seperti ini.


3. Pengembangan Produk Ekspor
Strategi lainnya dalam meningkatkan kegiatan ekspor yang dilakukan oleh Indonesia, yaitu dengan cara pengembangan produk ekspor itu sendiri. Caranya yaitu meningkatkan peran IDDC atau Indonesia Design Development Center, pengembangan merek produk ekspor, serta pengembangan produk, jasa, maupun ekonomi kreatif.


4. Pengembangan Promosi dan Citra
Dalam melakukan peningkatan barang yang diekspor Indonesia ke Amerika Serikat, maka penting untuk menerapkan pengembangan promosi dan citra. Implementasinya yaitu dengan cara promosi dagang luar negeri seperti misi dagang dan pameran, promosi produk potensi ekspor, dan pencintraan produk ekspor terkait. Dengan begitu citra dari produk akan positif.


5. Menjalin Kerjasama Pengembangan Ekspor
Tentunya kegiatan ekspor tidak akan dapat berjalan dengan baik bila tidak dibarengi dengan kerjasama. Oleh karena itu perusahaan perusahaan harus berkenan untuk menjalin kerjasama dalam melakukan pengembangan ekspor ini. Dengan kerjasama yang baik, maka proses ekspor yang dilakukan akan menjadi lebih mudah dan lancar.


Bentuk dari kerjasama pengembangan ekspor adalah melalui kesepakatan pengembangan, aktivitas kerjasama pengembangan, pengembangan ekspor sektor strategis, dan pengembangan perdagangan jasa. Untuk memacu kegiatan ekspor Indonesia, Kementerian Perdagangan pada tahun ini sudah melakukan cukup banyak kerjasama dengan negara lain.


6. IoE Berorientasi pada Perdagangan Bebas
Agar barang yang diekspor Indonesia ke Amerika Serikat dapat mengalami peningkatan, maka IoE atau internet of everything harus berorientasi pada perdagangan bebas. Hal ini dilakukan agar dapat selalu mengikuti standar serta peraturan yang berlaku di pasar dunia. Dengan begitu ekspor yang dilakukan tidak dihentikan atau dibatasi, karena melakukan pelanggaran.


Itulah berbagai strategi yang dapat diterapkan dalam mengembangkankegiatan ekspor dari Indonesia. Kementerian Perdagangan bahkan sudah melakukan berbagai upaya untuk mengimplementasikan strategi tersebut dalam bentuk nyata. Dengan strategi strategi yang ada, diharapkan kedepannya Indonesia bisa naik ke tingkat kerjasama dengan level lebih tinggi.

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.